Wednesday, August 13, 2008

Relaxing Mind and Body

Akhirnya setelah beraktivitas banyak, hari ini bisa sedikit rileks. Untung cuaca disini cukup mendukung. Seharian ini listrik padam di rumah tapi kali ini justru menyenangkan karena jadi bisa berpisah sebentar dengan semua gadget-ku.
Biasanya, aku g isa hidup tanpa gadget-gadget ku yang menyenangkan (mnrtku loh...jd jgn protes. Hehehe) tapi hari ini aku justru pengen lepas dari itu semua biar g stress. Soalnya kalo liat laptop skrg ini rasanya kaya menatap setumpuk tugas yang belum selesai.
Nah karena merasa tersiksa jadi hari ini aku melakukan relaksasi. Menikmati udara pegunungan (soale rumah e emang di gunung. Hahaha) sambil nyamil biskuit, minum teh mint, menikmati hari yang gerimis dan dingin (harusnya sejuk si cm mgkn gara2 kelamaan di Surabaya jadi kerasa dingin banget kali). Dah gitu sepi lagi di rumah. G ada suara bising mobil apa motor yg lewat setiap saat kaya di kost. Jadi tambah sip kan? Hahahaha...
Jadi dapat disimpulkan kalo hari ini bener2 bisa rileks. Hohoho... Tapi pengen balik ke Surabaya juga hbsnya skrg udah g ada temen yg sdg berlibur jd terlalu sepi malah. Hahahahaha....

(posted from mobile e-mail)

Pebulutangkis Indonesia Masih Berjuang Raih Medali

Pebulutangkis tunggal putra asal Surabaya, Sony Dwi Kuncoro terus bertahan untuk memperoleh medali dan mengejar rekan putrinya, Maria Kristin Yulianti. Kemarin ia memenangi pertandingan melawan pemain Finlandia, Ville Lang, 21-13, 21-18 yang berlangsung di Beijing University of Technology Gymnasium.
Dengan begitu, kamis (14/8) Sony akan melawan pebulutangkis unggulan kedua Malaysia, Lee Chong Wei. Sony rupanya akan menjadi tumpuan baru Indonesia untuk merebut medali olimpiade dari cabang bulutangkis tunggal putra.
Selain Sony, pebulutangkis putri Indonesia, Maria Kristin juga terus memantapkan langkahnya untuk merebut medali dengan maju ke babak perempat final.
Ganda campuran Indonesia, Nova/Lily, juga unjuk gigi dengan mengalahkan pemain pasangan Korea Han Seng Hun/Hwang Yumi. Dengan begitu, ganda campuran Indonesia akan maju ke babak perdelapan final.
Sayangnya, keberhasilan ganda campuran Indonesia ini tidak diikuti oleh ganda putra Indonesia, Alvent/Luluk. Pasangan ganda putra ini langsung kalah dari pasangan Jepang, Keita/Tadashi.

(posted from mobile e-mail by Adhitya, various sources used for this report)

Tuesday, August 12, 2008

Taufik Tersingkir, Maria Terus Melaju

Pada pertandingan kualifikasi, Taufik Hidayat, pebulutangkis tunggal putra Indonesia langsung dipaksa untuk menyerah oleh Wong Chong Hann, seorang pebulutangkis veteran dari Malaysia. Taufik langsung menyerah 19-21, 16-21. Sedangkan pebulutangkis putri Indonesia, Maria Kristin, terus maju ke babak perempat final setelah mengalahkan Tine Rasmussen dari Denmark dengan score 18-21, 21-19, 21-14 di University of Technology Gymnasium. Pada babak delapan besar, Maria nantinya akan menghadapi pemain dari India Saina Nehwal.
Dari cabang angkat besi Indonesia telah meraih dua perunggu. Perunggu kedua diperoleh lifter Triyatno pada angkatan clean&jerk.

Monday, August 11, 2008

One More Victory From Beijing Olympiad!

Maria Kristin berhasil mengalahkan lawannya dari Spanyol, Yoana Martinez dengan score 21-9, 21-14 pada 10 Agustus 2008. Dengan demikian, pebulutangkis tunggal dari Indonesia ini akan maju ke babak penyisihan 16 besar dan bertemu dengan pemain dari Denmark, Tine Rasmussen, yang telah mengalahkan lawannya dari Lithuania.
Jadi, ayo terus maju Indonesia!!! *semangat!!!*

Ganda Putri Bulutangkis Indonesia Kalah

BEIJING--MI: Ganda putri bulutangkis Indonesia Vita Marissa dan Liliyana Natsir kalah dua game langsung 19-21, 15-21 dari pasangan China Yang Wei dan Zhang Jiewen, dalam pertandingan bulutangkis OLimpiade 2008.

Dalam pertandingan yang dimainkan di Beijing University of technology Gymnasium, Beijing, Minggu (10/8), ganda putri Indonesia terus memberikan perlawanan terhadap ganda putri China yang kuat tersebut.

Pertandingan yang berlangsung selama 40 menit tersebut berjalan cukup menarik ketika kedua tim sama-sama memainkan permainan cepat.

Juara Indonesia Terbuka Super Series, Vita/Liliyana memimpin lebih dulu pada game pertama hingga kedudukan 10-4 dan 15-11 sebelum ganda putri peringkat satu dunia Yang/Zhang menyamakan kedudukan 15-15.

Pasangan Indonesia peringkat tujuh dunia itu sempat mencuri dua angka sebelum Yang/Zhang melaju untuk memimpin 19-17 dan kemudian disamakan kembali menjadi 19-19 oleh Vita/Liliyana.

Namun Yang/Zhang membuktikan diri sebagai pasangan yang tidak mudah dikalahkan dengan merebut dua angka terakhir untuk memenangi game pertama 21-19.

Pada game kedua, tim ganda putri Indonesia tampak berupaya memperbaiki permainan yang terlihat dengan agresifnya pasangan Vita dan Liliyana.

Namun pertahanan dan serangan yang ditunjukkan oleh dua pemain China tersebut membuat pemain Indonesia gagal merebut game kedua, sehingga harus menyerah 15-21.

Kekalahan tersebut membuat Vita dan Liliyana bisa fokus ke nomor ganda campuran dengan pasangan masing-masing.

Vita akan berpasangan dengan Flandy Limpele sedang Liliyana bersama Nova Widianto akan menjadi unggulan pertama pada nomor yang sama, mereka diharapkan menjadi penyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia.

Nomor ganda campuran akan mulai dipertandingkan pada Selasa (12/8) dalam turnamen bulutangkis yang akan berlangsung hingga 17 Agustus. (Ant/OL-02)



(Sumber: Media Indonesia Online, http://mediaindonesia.com/webtorial/olympic2008/?ar_id=OTkw)

Olimpiade 2008 Beijing Indonesia Mulai Kemenangan

BEIJING (SINDO) – Langkah kontingen Indonesia pada Olimpiade 2008 Beijing diawali sukses Maria Kristin Yulianti yang berhasil melaju ke babak kedua nomor tunggal putri cabang bulutangkis.

Maria Kristin berhasi lolos dari lubang jarum setelah menaklukkan pemain Jerman, Juliane Schenk, 18-21, 21-12, 22-20 di Beijing University of Technology Gymnasium, Beijing, kemarin. Kemenangan Maria dalam pertandingan yang berlangsung dramatis setidaknya bisa menjadi pemicu bagi atlet lain yang baru akan berlaga hari ini.

Pada pertandingan pembuka, gadis kelahiran Tuban, 25 Juni 1985, itu menunjukkan kekuatan mental lebih baik dibandingkan lawannya.Hasil ini terhitung mengejutkan bagi Maria, jika melihat peringkat dunia Schenk yang berada delapan tingkat di atasnya, 13. Pertandingan itu tidak dilalui dengan mudah oleh Maria. Peraih medali emas SEA Games 2007 itu malah terdesak di set pertama, meski mencoba berinisiatif menyerang.

Dia kerap melakukan blunder saat permainan bola di depan net. Akibatnya, pemain yang memiliki peringkat 21 Badminton World Federation (BWF) itu gigit jari. Dia kehilangan set pertama di tangan pemain yang pernah dikalahkannya di Piala Uber 2004. Untung, mental Maria tak ikut jatuh. Justru di set kedua dia bangkit dan mulai menemukan permainan terbaik dengan terus menekan Schenk, termasuk lebih berhati-hati dalam menerapkan pola permainan di depan net.

Hasilnya luar biasa. Dia mampu merebut kemenangan di set kedua dengan selisih cukup telak, sembilan poin. Dia bahkan mampu menutup laga itu dengan kemenangan setelah bertarung ketat di set penentu. ”Saya sempat gugup di set pertama. Karena itu, saya tidak bisa menemukan permainan terbaik saya di set itu. Baru di set kedua saya lebih rileks, sehingga bisa mengendalikan laga dengan baik,” ujar Maria yang akhirnya memenangkan pertandingan dalam waktu 69 menit.

”Angin yang bertiup kencang juga sedikit mengganggu penampilan saya,” imbuhnya. Setelah lewat dari babak pertama, peluang Maria di babak kedua cukup menjanjikan. Dia akan ditantang Yoana Martinez. Pebulutangkis asal Spanyol itu lolos ke babak kedua setelah mengalahkan atlet Australia Erin Carrol 21-9,21-16. Di atas kertas Maria memang lebih bagus dari Martinez.

Apalagi faktanya pemain Spanyol itu belum pernah mendapat gelar juara di turnamen internasional yang diikutinya. Paling tinggi dia menjadi runner-upseperti di Kenya Internasional 2008 dan Mauritius Internasional 2008. ”Saya harap Maria bisa menjaga performanya seperti babak pertama tadi (kemarin).

Yang penting saya bersyukur dia bisa membalikkan kondisi dan memetik kemenangan,” ujar Wakil Ketua Umum II KONI/KOI Pusat Sri Sudono Sumarto kepada SINDO kemarin. Hal senada diungkap Sekretaris Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam. Dia mengaku puas dengan kemenangan Maria. Tentu dia juga berharap Maria bisa terus melangkah ke jenjang lebih tinggi.

”Saya melihat Maria makin matang, meski alam bertanding tidak mendukungnya. Saya harap dia bisa terus menjaga peluangnya. Sampai sekarang memang cabang bulu tangkis saja yang bisa menjadi harapan (Indonesia meraih) emas,” ujar Wafid. Kemenangan Maria pada laga pembuka diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Lilyana Natsir/ Vita Marrisa yang akan terjun di ganda putri hari ini.

Maklum, mereka akan mengawali langkah dengan menghadapi pasangan China, Yang Wei/ Zhang Jiewen, yang saat ini berperingkat nomor satu dunia. Di atas kertas, sulit bagi dua Srikandi Indonesia itu melaju ke fase berikutnya. Sebab, dari segi kualitas terdapat perbedaan yang begitu mencolok. Dari sisi rekor bertanding pun, Lilyana/ Vita yang menempati urutan ketujuh dunia selalu kalah ketika berjumpa Yang/ Zhang di tiga turnamen sebelumnya.

Kekalahan itu terjadi saat Denmark Super Series 2007, Prancis Super Series 2007 dan Kejuaraan Asia 2008. Selain itu, prestasi Yang/ Zhang sepanjang musim ini begitu cemerlang. Dari enam laga yang diikuti, lima di antaranya berbuah trofi juara, termasuk Piala Uber. Di Inggris Super Series, mereka juga menjadi semifinalis. Sebaliknya, Lilyana/ Vita baru merengkuh satu kemenangan dari delapan pertandingan, yakni Indonesia Super Series.

Prestasi lainnya hanya sampai menjadi semifinalis Singapura Super Series dan Kejuaraan Asia. Sisanya kerap terhenti di babak 16 besar. Walau demikian, Manajer Tim Bulutangkis Lius Pongoh masih percaya Lilyana/ Vita bisa berbuat lebih untuk Indonesia. Berada di peringkat 9 BWF bukan berarti peluang merebut kemenangan hilang sama sekali. Semua sangat tergantung strategi dan permainan yang akan diterapkan kedua pemain di lapangan.

”Pelatih memang punya peranan dalam membentuk atlet potensial, tapi setelah di lapangan itu sangat tergantung pada pemain, terutama (bagaimana) mengatur strategi dalam meredam lawan,” ujar Lius kepada SINDO tadi malam. Menurut Lius, Lilyana dan Vita memang harus cerdas dan tanggap dalam menghadapi serangan lawan. Apalagi, Yang/ Zhang adalah ganda nomor satu dunia yang tentu sudah memiliki cara menaklukkan ganda Indonesia.

”Di lapangan situasinya tidak bisa diprediksi. Semuanya bisa berubah sewaktuwaktu,” ujar manajer tim bulu tangkis Indonesia di Olimpiade 2008 Beijing itu. Di sisi lain, Lius juga berharap Lilyana dan Vita tetap bermain tanpa beban. Jika hal itu bisa dilakukan, bukan mustahil itu akan menjadi kekuatan tersendiri yang bisa menghancurkan pasangan terbaik dunia itu.

”Saya harap sikap tanpa beban itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi mereka, sehingga penampilannya akan jauh lebih baik. Faktanya sudah banyak. Jika pemain tampil dengan beban berat, itu akan membahayakan posisinya. Sebaliknya, jika bermain lepas, justru akan menjadi senjata mematikan bagi lawan,” ujar Lius. Lius sadar kekuatan Lilyana/ Vita tak setangguh Yang/ Zhang karena Lilyana dan Vita lebih memiliki spesialisasi di ganda campuran.

Jadi, sangat mungkin jika kekompakan mereka tidak sebagus saat tampil di nomor ganda campuran. Sejauh ini Lilyana memang lebih banyak berpasangan dengan Nova Widianto di ganda campuran. Bahkan mereka kini menjadi ganda campuran terbaik dunia. Kondisi sama juga terjadi dengan Vita.

Dia juga lebih piawai bermain ganda campuran bersama Flandy Limpele. Bahkan, mereka kini menjadi pasangan terbaik ketiga dunia. ”Kondisinya memang seperti itu. Jadi, saya berharap Lilyana dan Vita bisa bermain cerdas dalam pertandingan besok. Dan tentu, mereka juga harus tetap tampil lepas,” harapnya.(m ridwan)
(Sumber: Seputar-indonesia.com) 

Sunday, August 10, 2008

Olimpiade Beijing 2008: The Summer Games





Games of XXIX Olympiad adalah nama resmi untuk olimpiade musim panas yang dihelat di Beijing, Tiongkok. Acara ini secara resmi dibuka pada tanggal 8 Agustus 2008. Menurut budaya Tiongkok, angka 8 diasosiasikan dengan kemakmuran. Mungkin dengan alasan itulah olimpiade kali ini dilaksanakan tepat pada tanggal 8 bulan 8 tahun 08. Tidak hanya itu saja! Upacara pembukaan olimpiade kali inipun dilaksanakan tepat pukul 08:08:08 CST! Pertandingan olimpiade kali ini direncanakan berakhir 24 Agustus 2008.

Logo, Maskot, dan Motto 

Logo resmi yang digunakan adalah "Dancing Beijing". Gambar dalam logo ini diambil dari karakter jing [京] dalam kata beijing [北京]. Maskot olimpiade kali ini diberi nama Fúwá [福], secara harfiah Fúwá berarti boneka-boneka keberuntungan. Masing-masing boneka juga mewakili kelima cincin olimpiade yang juga merupakan lambang 5 benua yang ada di dunia. Logo Dancing Beijing diperkenalkan secara resmi pada Agustus 2003 di Qin Nian Dian [祈年殿] dalam upacara yang dihadiri oleh 2008 orang. Kemudian pada 26 Juni 2005, Komite Olimpiade Beijing mengumumkan motto olimpiade Beijing ini adalah "One World, One Dream" atau dalam bahasa aslinya Tong Yige Shijie, Tong Yige Mengxiang [同一个世界,同一个梦想] 。 Selain itu, ada juga yang unik dari nama kelima maskot olimpiade ini. Maskot tersebut bila digabungkan akan membentuk kalimat Běijīng huānyíng nǐ (Beijing menyambut anda).

Medali

Medali yang akan dibagikan pada Olimpiade kali ini juga dapat dikatakan cukup unik karena akan kita temukan cincin giok di bagian belakang atau punggung medali. Giok melambangkan kebudayaan yang dimiliki oleh China juga. Dikatakan material giok untuk medali ini diambil dari Kunlun, sebuah daerah dimana ditemukan tambang giok terbesar dan memiliki kualitas bagus.




Opening Ceremony of Beijing Olympiad 2008 


 

Upacara pembukaan Olimpiade Beijing dilaksanakan di Stadion Nasional Beijing yang dikenal sebagai The Bird's Nest Stadium. Upacara pembukaan olimpiade dimulai pukul 08:08:08pm CST, 8 Agustus 2008. Disebutkan bahwa dalam upacara pembukaan ini melibatkan sekitar 15.000 orang. Menurut berita yang dilansir oleh Metro TV, pemirsa yang menonton acara pembukaan olimpiade kali ini tidak kurang dari 4 milyar orang.
Sebagai pengarah acara upacara pembukaan kali ini, panitia penyelenggara menjatuhkan pilihannya pada sutradara kenamaan dari China Zhang Yimou dan Zhang Jigang. Mereka juga dipercaya untuk mengadakan upacara penutupan olimpiade musim panas ini. Dalam olimpiade kali ini, tuan rumah menampilkan beberapa musisi seperti pianis Lang Lang (China), penyanyi sopran Sarah Brightman (Inggris), dan Liu Huan (China).

Sumber dari Wikipedia menyebutkan bahwa olimpiade kali ini berbeda dari olimpiade-olimpiade sebelumnya dalam hal urutan defile negara peserta. Biasanya, urutan ditentukan berdasarkan urutan abjad nama negara peserta namun kali ini urutan didasarkan pada jumlah sapuan kuas karakter nama masing-masing negara peserta dalam Hanyu.
Dalam upacara pembukaan pesta olah raga ini, mantan pesenam dari negeri tirai bambu Li Ning mendapat kehormatan untuk menyalakan api kaldron. Berdasarkan sumber dari Suara Merdeka, Li Ning meluncur turun ke dalam stadion menggunakan kabel. Dalam sebuah slow motion, dia menunjukkan simulasi berlari mengelilingi arena sebelum menyulut api di kaldron raksasa.

Disebutkan pula bahwa upacara pembukaan olimpiade kali ini adalah yang paling spektakuler dan mendapat banyak pujian dari segala penjuru dunia dibandingkan dengan seluruh upacara pembukaan olimpiade yang pernah ada.

Olimpiade Termahal Sepanjang Sejarah
Banyak sumber mengatakan bahwa olimpiade musim panas ini adalah yang termahal sepanjang sejarah. Tak kurang dari 40 milyar USD dikeluarkan oleh pemerintah China untuk memperbaiki semua infrastruktur yang ada demi terlaksananya olimpiade ini. Mantan ketua dari International Olympiad Committee atau IOC sendiri juga pernah berkata kalau Olimpiade Beijing akan menjadi sebuah Olimpiade terbesar yang pernah ada.

Berdasarkan sumber dari Kompas, Pemerintah China mengeluarkan dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur baru. Selain itu, mereka juga menyediakan 13 miliar dollar AS lebih untuk memperbaiki kualitas lingkungan, yang meliputi pembongkaran dan pemindahan pabrik-pabrik serta menanam puluhan juta pohon baru.

Beijing mendapat dana khusus 40 juta dollar AS dari Pemerintah China untuk pembangunan 3.700 toilet baru di penjuru kota. Semua pengeluaran itu menempatkan Olimpiade 2008 sebagai Olimpiade dengan biaya penyelenggaraan termahal.

Untuk urusan termahal tidak berhenti sampai disitu saja, harga hak siar untuk acara kali inipun adalah yang tertinggi. Menurut Kompas dan Media Indonesia, pada Olimpiade Atlanta 1996 total pendapatan hak siar mencapai 930 juta dollar AS. Sedangkan untuk Olimpiade kali ini, harga hak siar yang dipatok adalah sebesar 1.5 juta dollar AS. Diperkirakan pendapatan total dari penjualan hak siar Olimpiade Beijing 2008 ini mencapai 2 milyar dollar AS.

Just to Know
Menurut Times, lebih dari 300.000 rumah digusur untuk pembangunan sarana Olimpiade ini. Para warga yang terkena gusur direlokasi oleh pemerintah dan polisi disiagakan untuk menahan gelombang protes dari warga. Selain itu, hingga detik penyelenggaraan Olimpiade Beijing masih perlu berurusan dengan polusi yang sangat parah. Disebutkan, untuk sekarang ini polusi udara di kota Beijing masih berada 2-3 kali di atas ambang batas aman yang dikeluarkan oleh WHO. Hal ini tentunya akan cukup menganggu para atlit dalam menampilkan performa terbaik mereka.

Kontingen Merah Putih mendapatkan urutan ke-55 dari posisi awal 56 pada waktu defile upacara pembukaan Olimpiade Beijing karena pemilik nomor 55 yaitu Brunei Darussalam dicoret pada menit-menit terakhir. Tim dari Indonesia ini mengenakan pakaian adat betawi dipadu dengan kain songket. I Gusti Made Oka Sulaksana memimpin barisan atlit kebanggaan Indonesia ini sambil membawa bendera Merah Putih.

Dalam upacara pembukaan Olimpiade kali ini tak kurang dari 91 ribu orang memadati stadiun Nasional Beijing yang dikenal sebagai stadiun sarang burung. Olimpiade kali ini akan terbagi dalam 302 pertandingan dari 28 cabang olahraga.

Lambang masing-masing cabang olahraga yang ditandingkan disebut sebagai "The Beauty of Seal Characters".

TVRI adalah satu-satunya televisi di Indonesia yang memperoleh hak siar atas pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008.

Selain Beijing ada beberapa lokasi tempat pertandingan yang lain yaitu di Hong Kong, Qing Dao, Tianjin, Shanghai, dan Qinhuangdao.



(dari berbagai sumber)